Dunia Jaringan

Linknet Dorong Pemerataan Internet Nasional Lewat Transformasi Jaringan Terbuka

PT Linknet Tbk berkomitmen memperluas akses internet di seluruh Indonesia melalui langkah strategis berupa transformasi model bisnis menjadi penyedia infrastruktur jaringan terbuka (open access). Inisiatif ini diumumkan dalam ajang National Technology Summit 2025 yang digelar di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (29/10).

Chief People & Corporate Affair Linknet, Yosafat Hutagalung, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari misi perusahaan untuk menciptakan Indonesia yang lebih terkoneksi. “Kami berkomitmen untuk membuat Indonesia semakin terhubung dan menyediakan akses internet yang dapat dimanfaatkan oleh semua penyedia layanan internet (ISP) demi memberikan dampak positif bagi negara,” katanya dalam pidatonya.

Langkah ini menandai arah baru bagi Linknet setelah lebih dari dua dekade menjadi pemain utama dalam penyediaan layanan internet broadband. Dengan beralih ke model open access, perusahaan berupaya membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi berbagai penyedia layanan agar dapat memanfaatkan infrastruktur yang sama secara efisien.

Membangun Ekosistem Digital yang Inklusif

Ajang National Technology Summit 2025 menjadi tonggak penting bagi Linknet dalam 25 tahun kiprahnya di industri telekomunikasi. Sebagai bentuk tanggung jawab korporasi, acara ini juga mencerminkan kerja sama strategis antara perusahaan dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Forum tersebut mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, serta pelaku teknologi digital untuk membahas strategi mempercepat pemerataan konektivitas nasional. Diskusi berfokus pada bagaimana model jaringan terbuka dapat mendorong terciptanya ekosistem digital yang inklusif, berkelanjutan, dan saling terintegrasi di seluruh lapisan masyarakat.

Yosafat menegaskan bahwa transformasi ini bukan sekadar langkah bisnis, melainkan upaya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendukung agenda transformasi digital nasional. Melalui pendekatan open access, Linknet menargetkan agar berbagai penyedia layanan internet bisa memanfaatkan infrastruktur bersama tanpa harus membangun jaringan baru, sehingga biaya lebih efisien dan penetrasi layanan semakin luas.

APJII Soroti Rendahnya Penetrasi Internet Rumah Tangga

Dalam forum yang sama, Ketua Umum APJII Muhammad Arif menyoroti masih rendahnya tingkat penetrasi internet di Indonesia, terutama pada sektor rumah tangga. Berdasarkan data yang ia sampaikan, penetrasi internet rumah tangga baru mencapai sekitar 18 persen, jauh di bawah rata-rata negara ASEAN yang sudah melampaui 50 persen.

“Masih sangat jauh, masih di bawah 20 persen. Ini menjadi tugas bersama untuk meningkatkan kolaborasi antara pelaku industri,” kata Arif.

Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan digital yang mendesak untuk diatasi melalui kolaborasi pemerintah, penyedia layanan, dan sektor swasta. Dengan konsep jaringan terbuka, Linknet menargetkan percepatan pemerataan akses internet hingga ke daerah-daerah terpencil dan pelosok Indonesia.

Transformasi Menuju Konektivitas Merata

Langkah strategis Linknet menuju open access network tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga mendorong kolaborasi yang sehat di industri. Dengan sistem ini, berbagai penyedia layanan internet dapat menggunakan jaringan infrastruktur yang sama, mempercepat ekspansi layanan ke daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh koneksi stabil.

Transformasi ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam Empowering Indonesia Report 2025, yang menekankan pentingnya infrastruktur digital merata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

Linknet optimistis, melalui kolaborasi dengan APJII dan pemangku kepentingan lainnya, Indonesia akan semakin dekat pada cita-cita menjadi negara dengan konektivitas digital yang inklusif. “Kami ingin menjadi bagian dari perubahan besar ini, memastikan setiap rumah, sekolah, dan bisnis di Indonesia bisa terhubung dengan dunia digital,” tutup Yosafat. Baca berita lain di sini.

Admin 2

Recent Posts

Iran Gunakan Pendekatan Militer Siber untuk Melemahkan Starlink

SpaceX milik Elon Musk kini menyediakan akses internet gratis melalui layanan satelit Starlink bagi pengguna…

12 jam ago

China Siapkan 200 Ribu Satelit, Tantang Dominasi Starlink di Orbit Rendah Bumi

China semakin serius memperluas pengaruhnya di sektor internet berbasis satelit. Di tengah persaingan sengit dengan…

4 hari ago

Trafik XLSmart Melonjak Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) mencatat lonjakan signifikan pada trafik layanan selama periode libur…

6 hari ago

Aksi Jumbo Operator Telko Warnai Akhir 2025

Industri telekomunikasi Indonesia menutup tahun 2025 dengan rangkaian aksi korporasi berskala jumbo. Sejumlah operator besar…

1 minggu ago

10 Layanan Internet Terpopuler di Indonesia Sepanjang 2025

Cloudflare merilis laporan Radar 2025 Year in Review yang memetakan tren lalu lintas internet global…

2 minggu ago

Registrasi SIM Masuk Era Biometrik

Pemerintah resmi menyiapkan perubahan besar dalam proses registrasi kartu SIM di Indonesia. Mulai 1 Januari…

2 minggu ago