Telkomsel Proyeksikan Lonjakan Trafik Internet di Lima Wilayah
Menjelang musim mudik Lebaran, perusahaan telekomunikasi Telkomsel memprediksi lonjakan trafik internet di sejumlah wilayah strategis. Lima daerah yang diperkirakan mengalami peningkatan signifikan adalah Pandeglang, Kepulauan Seribu, Lebak, Kota Serang, serta Kabupaten Serang.
Wilayah tersebut dikenal sebagai tujuan wisata sekaligus jalur penting transportasi dan pelabuhan selama arus mudik. Mobilitas masyarakat yang meningkat membuat kebutuhan konektivitas digital juga melonjak. Banyak pemudik memanfaatkan internet untuk navigasi perjalanan, komunikasi dengan keluarga, hingga hiburan selama perjalanan.
General Manager Region Network Operations and Productivity Jakarta and Banten Telkomsel, Ade Mulyono, menjelaskan bahwa puncak trafik internet diperkirakan mencapai sekitar 6,38 Petabyte (PB). Angka tersebut meningkat sekitar 3,30 persen dibandingkan hari normal. Lonjakan ini menunjukkan tingginya aktivitas digital masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.
Kenaikan trafik tidak hanya berasal dari satu jenis layanan. Berbagai kategori aplikasi turut mendorong peningkatan penggunaan data. Aktivitas seperti video streaming, komunikasi digital, bermain gim, belanja online, hingga penggunaan media sosial menjadi faktor utama yang memperbesar konsumsi data internet.
Saat masyarakat berkumpul bersama keluarga atau melakukan perjalanan jauh, kebutuhan akan layanan digital semakin tinggi. Video call, berbagi foto, dan mengunggah momen perjalanan di media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari mudik modern.
Menurut Telkomsel, penggunaan internet masyarakat saat ini jauh lebih dinamis daripada beberapa tahun lalu. Karena itu, perusahaan terus meningkatkan kesiapan jaringan agar pelanggan tetap mendapatkan layanan yang stabil.
Untuk menjaga kualitas konektivitas, Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan di 21 titik prioritas atau Points of Interest (POI). Daerah yang menjadi fokus meliputi pusat keramaian, transportasi, jalur mudik, kawasan pemukiman, dan tempat ibadah yang ramai di Ramadan dan Idul Fitri.
Perusahaan juga memanfaatkan teknologi Autonomous Network berbasis kecerdasan buatan. Sistem ini memantau kondisi jaringan selama 24 jam setiap hari. Teknologi tersebut mampu mendeteksi gangguan lebih cepat, melakukan diagnosis secara otomatis, serta membantu proses perbaikan jaringan dengan lebih efisien.
Selain itu, Telkomsel menyiapkan satu Posko Siaga regional yang beroperasi secara hybrid untuk memantau kualitas layanan selama periode mudik. Tim teknis juga bersiaga untuk merespons potensi gangguan di lapangan dengan cepat.
Telkomsel turut menyiapkan sepuluh unit COMBAT atau Compact Mobile BTS di lokasi yang berpotensi mengalami kepadatan tinggi. Infrastruktur tambahan ini membantu meningkatkan kapasitas jaringan sehingga kualitas sinyal tetap stabil meskipun jumlah pengguna meningkat.
Perusahaan juga melakukan drive test sepanjang 1.299 kilometer, termasuk sekitar 871 kilometer jalan tol. Pengujian ini bertujuan memastikan cakupan jaringan suara dan data tetap optimal sepanjang jalur mudik utama di wilayah Jakarta dan Banten.
Melalui berbagai langkah tersebut, Telkomsel berupaya memastikan pelanggan tetap menikmati konektivitas yang andal selama Ramadan dan Idul Fitri. Perusahaan berharap masyarakat dapat tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat tanpa gangguan, baik saat berada di rumah maupun ketika melakukan perjalanan mudik. Baca berita lain di sini.
Starlink Dimatikan, Rusia Kehilangan Kekuatan Elon Musk melalui SpaceX dilaporkan memutus akses Starlink ke pasukan…
Kolaborasi Strategis Bangun Fondasi Digital Nusantara PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge menjalin…
Musim mudik selalu menghadirkan cerita panjang tentang perjalanan, kemacetan, dan tentu saja sinyal yang sering…
Strategi 21 Tahun untuk Menjangkau Seluruh Indonesia Produsen kendaraan utilitas lokal, FIN Komodo, resmi menandatangani…
Keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan nyata bagi pendidikan di wilayah pelosok Indonesia. Kondisi itu…
Jangan Sampai Desa Tertinggal dalam Lompatan Teknologi Anggota Komisi I DPR RI, Andina Theresia Narang,…