Dunia Jaringan

Elon Musk Matikan Starlink, Pasukan Rusia Langsung ‘Buta’

Starlink Dimatikan, Rusia Kehilangan Kekuatan

Elon Musk melalui SpaceX dilaporkan memutus akses Starlink ke pasukan Rusia. Keputusan ini membuat operasi militer mereka terganggu dan memberi keuntungan strategis bagi pasukan Ukraina. Seorang operator drone Ukraina dengan nama panggilan Giovanni menyatakan, “Rusia kehilangan kemampuan mereka untuk mengendalikan medan tempur. Mereka kehilangan sekitar 50% kapasitas serangan.”

Perubahan ini terjadi awal Februari 2026 setelah Menteri Pertahanan Ukraina, Mykhailo Fedorov, meminta SpaceX memblokir akses Rusia ke Starlink. Di beberapa area garis depan, pasukan Rusia terpaksa mundur karena kehilangan konektivitas yang vital.

Peran Vital Starlink dalam Konflik

Starlink terbukti krusial dalam operasi militer. Drone Rusia memanfaatkan terminal Starlink untuk menyiarkan video real-time, sehingga serangan bisa diarahkan dengan presisi. Bulan lalu, sebuah insiden tragis di Kharkiv melibatkan drone Geran-2 yang memakai Starlink, memungkinkan serangan mematikan terhadap kereta penumpang.

Sejak pemblokiran, hanya unit yang masuk “daftar putih” Kementerian Pertahanan Ukraina yang dapat kembali tersambung. Pengguna pribadi juga harus mendaftar ulang untuk menggunakan terminal mereka. Hal ini membuat pasukan Rusia kehilangan akses luas ke jaringan internet satelit berkecepatan tinggi.

Operasi Phishing Ukraina

Sementara itu, kelompok sukarelawan InformNapalm melancarkan operasi phishing untuk menarget terminal Starlink milik Rusia. Jubir InformNapalm, Mykhailo Makaruk, mengatakan mereka berhasil menemukan 2.425 terminal. Begitu lokasi terminal terkonfirmasi dekat garis depan, unit tersebut menjadi target tembak Ukraina.

Tentara Rusia mencoba menyuap warga lokal untuk mendaftarkan terminal atas nama mereka. SBU menegaskan, bekerja sama dengan Rusia merupakan pengkhianatan serius. Situasi ini membuat pasukan Rusia kesulitan mencari alternatif komunikasi.

Dampak di Garis Depan

Tentara Ukraina merasakan perbedaan signifikan. Kehilangan koneksi cepat membuat pasukan Rusia harus kembali ke radio tradisional, sehingga pergerakan mereka lebih mudah dipantau. Artem, prajurit dari unit zeni, menyebut operator drone Rusia kini tidak bisa mengendalikan serangan sejauh 100–250 kilometer.

Mantan perwira intelijen Ukraina, Ivan Stupak, memperkirakan pasukan Rusia membutuhkan waktu beberapa bulan untuk beradaptasi. “Pasukan lapis baja Rusia saat ini setengah buta dan setengah tuli. Moral mereka rendah, sehingga serangan balasan kecil pun bisa berdampak besar,” ujarnya.

Kesempatan bagi Ukraina

Kondisi ini memberi peluang strategis bagi Ukraina. Kehilangan komunikasi membuat pasukan Rusia rentan terhadap serangan balik. Ukraina dapat memanfaatkan situasi ini untuk merebut wilayah, memperkuat pertahanan, dan memulai negosiasi dengan posisi tawar yang lebih kuat.

Langkah Elon Musk ini menunjukkan betapa krusialnya kontrol teknologi komunikasi dalam konflik modern. Starlink bukan sekadar alat, tetapi faktor penentu di medan perang digital dan nyata.

Artikel ini menyajikan dampak signifikan pemutusan Starlink dan mengilustrasikan bagaimana teknologi bisa mengubah strategi militer secara dramatis. Baca berita lain di sini.

 

Admin 1

Recent Posts

Surge (WIFI) Perkuat Jaringan Internet IKN Bersama Bina Karya

Kolaborasi Strategis Bangun Fondasi Digital Nusantara PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge menjalin…

4 hari ago

14 Juta Pelanggan Mudik Lebaran Indosat Jaga Internet

Musim mudik selalu menghadirkan cerita panjang tentang perjalanan, kemacetan, dan tentu saja sinyal yang sering…

1 minggu ago

Perkuat Jaringan, FIN Komodo Gandeng OK OCE

Strategi 21 Tahun untuk Menjangkau Seluruh Indonesia Produsen kendaraan utilitas lokal, FIN Komodo, resmi menandatangani…

1 minggu ago

Internet dari Warung Kecil Warga Hadirkan Akses Belajar

Keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan nyata bagi pendidikan di wilayah pelosok Indonesia. Kondisi itu…

2 minggu ago

Perluasan 5G dalam Lompatan Teknologi

Jangan Sampai Desa Tertinggal dalam Lompatan Teknologi Anggota Komisi I DPR RI, Andina Theresia Narang,…

2 minggu ago

XLSmart Tegaskan Keamanan Registrasi SIM Biometrik

Penerapan registrasi SIM card berbasis biometrik mulai menjadi perhatian publik seiring berlakunya Peraturan Menteri Komunikasi…

3 minggu ago