Dunia Jaringan

Perkuat Jaringan, FIN Komodo Gandeng OK OCE

Strategi 21 Tahun untuk Menjangkau Seluruh Indonesia

Produsen kendaraan utilitas lokal, FIN Komodo, resmi menandatangani kerja sama dengan OK OCE (One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship) dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026. Penandatanganan itu dihadiri pendiri FIN Komodo Ibnu Susilo, Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi, serta pendiri OK OCE Sandiaga Uno.

Kolaborasi ini menandai babak baru perjalanan FIN Komodo yang telah berdiri selama 21 tahun. Ibnu menegaskan perusahaan kini bersiap memperluas jaringan dealership ke seluruh Indonesia dengan membuka peluang bagi masyarakat umum untuk mendirikan dealer, tentu dengan persyaratan tertentu. Ia ingin pemasaran kendaraan dilakukan dengan pendekatan kearifan lokal agar setiap daerah dapat tumbuh bersama.

Sinergi dengan UMKM Dari Dukungan 90 UKM Menuju Ekspansi Nasional

OK OCE berperan sebagai gerakan sosial dan ekosistem inkubasi bisnis berbasis komunitas, yang mendukung penciptaan lapangan kerja serta penguatan UMKM. Ibnu menilai kolaborasi ini sangat relevan karena FIN Komodo sendiri tumbuh dari dukungan lebih dari 90 UKM.

Ia mengungkapkan bahwa selama lima tahun pertama perusahaan berjalan sendiri. Namun setelah menggandeng UKM, kapasitas produksi meningkat secara signifikan. Dalam 17 tahun terakhir, para pelaku usaha kecil dan menengah terus memberi dukungan pada rantai produksi dan distribusi.

Perjalanan itu, menurut Ibnu, membuktikan bahwa industri otomotif nasional lahir dari sinergi akar rumput. Perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang saling menguatkan.

Konsep 3S untuk Pemerataan Ekonomi

Memasuki usia ke-21 tahun, FIN Komodo kini fokus memperkuat jaringan keagenan dengan konsep 3S: Sales, Service, dan Sparepart. Melalui konsep ini, dealer tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga menyediakan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang.

Ibnu optimistis konsep 3S akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia meyakini desa-desa yang sebelumnya tertinggal bisa saling terhubung melalui jaringan distribusi dan layanan yang terstruktur. Dengan jaringan OK OCE yang luas, tercipta peluang sinergi antara industri otomotif dan pelaku UMKM lokal.

Ketua Umum OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi, menyambut kerja sama ini dengan antusias. Ia melihat peluang pengembangan dealer di daerah masih terbuka lebar. Mereka akan merancang langkah teknis berikutnya serta perjanjian kerja sama yang lebih detail untuk memaksimalkan pemanfaatan peluang tersebut.

Saat ini, dealer FIN Komodo telah hadir di Malang dan Balikpapan. Dengan jaringan OK OCE yang menjangkau seluruh negeri, ekspansi dapat berlangsung lebih cepat.

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak ingin melahirkan wirausaha baru di sektor otomotif sekaligus memperkuat industri kendaraan nasional berbasis UMKM. Ekspansi kini berlangsung secara bertahap, dengan komunitas lokal mengambil peran sentral dalam pelaksanaannya. Baca berita lain disini.

Admin 2

Recent Posts

Gerbang Internet Wamena Bikin Koneksi Papua Pegunungan Stabil

Upaya pemerataan akses internet di kawasan timur Indonesia terus dipercepat. Salah satu langkah penting datang…

4 jam ago

Apa Saja 5 Keunggulan Telkomsel 5G Powered by AI?

Perkembangan teknologi digital mendorong kebutuhan akan koneksi internet yang cepat dan stabil. Aktivitas seperti bekerja,…

3 hari ago

Nusantara Lima Bantu Wujudkan Akses Internet hingga Pelosok

Pemerintah Indonesia terus mempercepat pemerataan akses digital dengan mengandalkan kehadiran Satelit Nusantara Lima. Menteri Komunikasi…

1 minggu ago

Wamena Perkuat Akses Internet Papua

 Upaya pemerataan akses digital di Indonesia kembali diperkuat melalui langkah strategis yang dilakukan PT Telkom…

2 minggu ago

Wilayah 3T Masih Tertinggal Internet, Satelit Jadi Harapan Baru

Akses internet di Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat. Penetrasi nasional bahkan telah melampaui angka 80%,…

2 minggu ago

AI Jadi Pendorong Utama Adopsi 5G di Indonesia

Kementerian Komunikasi dan Digital menilai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) akan menjadi faktor kunci…

3 minggu ago