Dunia Jaringan

XLSmart Tegaskan Keamanan Registrasi SIM Biometrik

Penerapan registrasi SIM card berbasis biometrik mulai menjadi perhatian publik seiring berlakunya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026. Operator seluler XLSmart pun ikut menjalankan kebijakan tersebut secara bertahap dengan mengandalkan teknologi pengenalan wajah atau face recognition. Namun, di tengah implementasi aturan ini, muncul kekhawatiran besar dari masyarakat terkait keamanan data biometrik. Data wajah termasuk data pribadi yang sangat sensitif karena bersifat permanen dan tidak bisa diubah jika terjadi kebocoran. Menanggapi hal tersebut, XLSmart menegaskan bahwa perusahaan tidak menyimpan data biometrik wajah pelanggan dalam sistem internal mereka.

Data Biometrik Hanya untuk Verifikasi, Bukan Arsip

Group Head Corporate Communications XLSmart, Reza Mirza, menjelaskan bahwa perusahaan hanya menggunakan data biometrik wajah pelanggan untuk keperluan verifikasi identitas saat proses registrasi SIM card berlangsung. Setelah itu, sistem langsung mencocokkan data tersebut ke basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melalui mekanisme yang aman. XLSmart tidak menyimpan salinan wajah, tidak membuat arsip biometrik, dan tidak membangun database wajah pelanggan di server mereka. Dengan strategi ini, XLSmart mencegah akses ulang, penggunaan kembali, atau pemanfaatan data wajah di luar proses verifikasi resmi.

Kepatuhan Regulasi dan Perlindungan Data Pribadi

Langkah tersebut selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) Nomor 27 Tahun 2022 yang mengklasifikasikan data biometrik sebagai data pribadi spesifik dengan tingkat perlindungan tinggi. Regulasi ini mewajibkan setiap penyelenggara sistem elektronik untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan, pemrosesan, dan pengamanan data sensitif. XLSmart mengaku mematuhi seluruh ketentuan tersebut dengan menerapkan sistem verifikasi satu arah, di mana data biometrik hanya berfungsi sebagai pembanding identitas dan tidak pernah tersimpan di sisi operator. Langkah tersebut memungkinkan perusahaan meminimalkan risiko penyalahgunaan data secara signifikan.

Minimalkan Risiko Kebocoran dan Penyalahgunaan

Pendekatan tanpa penyimpanan ini memberi keuntungan besar dari sisi keamanan. Perusahaan memastikan bahwa jika terjadi peretasan sistem operator, peretas tidak dapat mengakses basis data wajah pelanggan karena tidak tersedia. XLSmart menilai model ini sebagai cara paling efektif untuk melindungi pelanggan dari risiko pencurian identitas digital. Perusahaan menegaskan larangan penggunaan data biometrik untuk keperluan komersial, analisis perilaku, atau hal lain di luar registrasi SIM card.

Sertifikasi Keamanan dan Komitmen Jangka Panjang

Sebagai penguat komitmen perlindungan data, XLSmart telah mengantongi sertifikasi ISO 27001, yaitu standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini menuntut perusahaan menerapkan kontrol ketat terhadap akses data, pengelolaan risiko, serta perlindungan infrastruktur digital. Melalui regulasi yang patuh, teknologi verifikasi aman, dan standar keamanan global, XLSmart meyakinkan publik bahwa registrasi SIM card berbasis biometrik tetap melindungi privasi pelanggan.

Melalui pendekatan ini, XLSmart memastikan transformasi digital di sektor telekomunikasi sejalan dengan perlindungan data pribadi yang aman dan bertanggung jawab. Baca berita lain disini.

 

Admin 1

Recent Posts

Perbedaan 5G dan 4G dalam Penggunaan Sehari-Hari

Evolusi Jaringan Seluler yang Semakin Cepat Jaringan 5G menjadi generasi terbaru dalam teknologi seluler yang…

2 minggu ago

Lelang Frekuensi Tak Langsung Bikin Internet Ngebut

Tambahan Spektrum, Tapi Bukan Solusi Instan Rampungnya lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz memang…

3 minggu ago

Komdigi Masih Kaji Spektrum untuk 6G

Belum Ada Keputusan Final untuk 6G Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) masih mengkaji…

3 minggu ago

Tarif Biometrik SIM Disorot, ATSI Minta Turun

Tarif Verifikasi Dinilai Terlalu Tinggi Penerapan registrasi SIM card berbasis biometrik wajah mulai memunculkan perdebatan…

1 bulan ago

Jaringan Telstra Sempat Lumpuh

 Gangguan Besar di Pagi Hari Jaringan seluler terbesar di Australia sempat mengalami gangguan besar yang…

1 bulan ago

Registrasi SIM Kini Wajib Face Recognition

Sistem Lama Resmi Dihentikan Pemerintah mengambil langkah tegas untuk menutup celah penyalahgunaan nomor telepon seluler.…

1 bulan ago